Senin, 03 Oktober 2016

Pembelajaran IPA SD kelas 3

Bab 3 : LINGKUNGAN
A.Lingkungan Sehat
50
Ciri-ciri lingkungan sehat antara lain sebagai berikut.
1. Udara bersih, segar, dan terasa sejuk. Selain itu, juga tidak berbau.
2. Ada tempat sampah dan keadaannya bersih. Dengan adanya tempat sampah, sampah jadi tidak berserakan. Dengan demikian, tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.
3. Terdapat saluran air yang bersih dan lancar. Air dalam saluran air akan mengalir dengan lancar. Hal ini karena tidak tersumbat oleh sampah.
4. Terdapat berbagai tumbuhan hijau yang terpelihara dan tertata rapi. Dengan adanya tumbuhan, udara akan menjadi lebih bersih. Selain itu, keadaan lingkungan rumah akan terlihat lebih indah.
B.Lingkungan tidak sehat
51
Ciri-ciri lingkungan tidak sehat antara lain sebagai berikut.
1. Udara kotor dan berbau. Udara tersebut akan menyesakkan napas kita.
2. Tidak tersedianya tempat sampah. Sampah menumpuk dan berserakan di mana-mana. Tentu saja hal ini akan merusak pemandangan lingkungan sekitar. Sampah yang menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap.
3. Tidak ada saluran air. Meskipun ada, tetapi keadaannya kotor. Terdapat sampah yang menyumbat saluran air. Akibatnya, aliran air tidak lancar.
4. Tidak terdapat tumbuhan sehingga terlihat gersang. Kalaupun ada, tetapi tidak terpelihara. Misalnya, terdapat rumput liar.
5. Terdapat banyak hewan liar yang kelihatan kotor.
B.Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan
Lingkungan tidak sehat disebabkan oleh pencemaran. Penyebabnya antara lain sebagai berikut.
1.Udara yang kotor





Udara kotor dapat memengaruhi kesehatan kita. Misalnya, mata kita menjadi pedih jika terkena asap. Pernapasan juga menjadi sesak. Pencemaran udara dapat menimbulkan penyakit pernapasan seperti penyakit paru-paru.
2.Sungai yang tercemar
e
Sungai yang tercemar mengakibatkan ikan-ikan tidak dapat hidup. Zat pencemar yang terkandung di air sungai bersifat racun sehingga dapat mematikan ikan. Kita juga tidak dapat menggunakan air tercemar untuk memenuhi kebutuhan. Mengapa demikian? Air yang tercemar dapat menyebabkan penyakit kulit dan diare. Jika masyarakat menggunakannya untuk mandi dan mencuci, kulit dapat menjadi gatal. Jika menggunakan air tercermar untuk memasak, kita dapat mengalami diare.
C.Cara memelihara kesehatan klingkungan
52
Rumah yang bagus belum tentu sehat. Rumah sederhana dapat menjadi lingkungan yang sehat. Syarat-syarat rumah sehat antara lain sebagai berikut.
1. Terdapat ventilasi pertukaran cahaya matahari dan udara.
2. Ada kamar mandi dan WC yang bersih.
3. Ada saluran pembuangan limbah yang bersih.
4. Ada sumber air yang bersih.
5. Ada tempat pembuangan sampah bertutup dan bersih.
6. Ada halaman rumah yang bersih.
Hal-hal yang diperhatikan untuk menciptakan halaman yang bersih adalah sebagai berikut.
1. Menanam tumbuhan rindang dan menghasilkan buah.
Misalnya jambu, mangga, dan rambutan. Untuk mempercantik halaman dapat ditanam tumbuhan berbunga. Misalnya, mawar, anggrek, dan melati.
2. Membuat selokan air. Selokan air membuat air tidak menggenang. Air yang menggenang dapat menjadi sarang nyamuk.
3. Membersihkan sampah di halaman rumah secara teratur setiap hari.
4. Menjaga halaman rumah tidak lembap. Oleh karena itu, usahakan cukup cahaya matahari.
https://muvihanwarsani.wordpress.com/materi/pemberlajaran-ipa-kelas-3-sd/bab-3-lingkungan/


Senin, 19 September 2016

Menceritakan Isi Dongeng Kelas 3 SD Semester 1

Bahasa Indonesia kelas 3 semester 1
SK : 3. Memahami teks dengan membaca nyaring, membaca intensif, dan membaca dongeng.
KD : 3.3 Menceritakan isi dongeng yang dibaca
Kemampuan yang ingin dicapai:
1.  Siswa dapat membaca dongeng dengan suara nyaring.
2.  Siswa dapat mencatat tokoh dan sifat tokoh dalam dongeng
3.  Siswa dapat mencatat pesan dan amanat dalam dongeng
4.  Siswa dapat menceritakan kembali isi dongeng.

A.  MEMBACA DONGENG
Bacalah dongeng di bawah ini di depan teman – temanmu dengan suara yang
nyaring, jelas dan benar !

PETUALANGAN DI PULAU RAKSASA



Nina dan Nino adalah saudara kembar yang masih anak-anak. Meskipun demikian keduanya suka melakukan petualangan. Mereka tinggal di sebuah kampung nelayan.
Suatu hari mereka berpetualang dengan menggunakan perahu sederhana. Mereka berlayar sampai pulau raksasa. Di pantai mereka menemukan jejak-jejak kaki raksasa. Kedua anak itu berjalan menyusuri pulau raksasa. Rasa takut dan cemas tak dihiraukannya. Sampai akhirnya mereka menjumpai rumah yang sangat besar ukurannya.
Mereka nekad masuk ke rumah itu. Betapa terkejutnya mereka. Ternyata ada raksasa laki-laki sedang tidur di dekat pintu. Sejenak Nina menjadi ragu. Namun Nino pantang mundur. Dia mengajak Nina masuk ke kamar tidur. Wooow…! semua serba besar! Mulai dari bantal, guling, kasur serta tempat tidurnya.
Nina dan Nino berjalan ke arah dapur pelan-pelan. Di sana dilihatnya seorang raksasa perempuan. “Ayooo, kita lariii!”  teriak Nino ketakutan. Mereka bersembunyi di balik sebuah  guci. Sementara itu Si Raksasa perempuan membangunkan Sang suami. Kedua anak kembar itu sangat ketakutan.
Semula mereka mengira akan dimangsa raksasa itu. Ternyata kedua raksasa itu baik hatinya. Bahkan mereka menawari untuk menginap di Pulau Raksasa.
Ketika jamuan makan tiba, Nina dan Nino terheran heran dibuatnya. Semua peralatan makan dalam ukuran raksasa. Terpaksa mereka makan di atas meja makan. Sehabis makan mereka diajak berkeliling pulau raksasa. Nino dipanggul raksasa laki-laki dan Nina dipanggil istri raksasa . “Ini benar-benar pengalaman yang tak akan terlupakan!” kata mereka dalam hati.
Sesaat kemudian raksasa laki-laki pergi ke sebuah rumpun bambu. Beberapa pohon ditebangnya dengan gergaji. Setelah itu dibuatnya menjadi mainan baru. Mainan itu namanya egrang. Nina dan Nino mencobanya dengan senang. Keesokan hari mainan baru itu dibawanya pulang.

B. TOKOH DALAM DONGENG
Setelah kalian mendengarkan/membaca dongeng “Petualangan di Pulau Raksasa” yang dibacakan oleh temanmu  atau kalian baca , tentu kalian dapat memahami isi dongeng tersebut. 
Tugas :
Tulislah tokoh-tokoh yang terdapat dalam dongeng “Petualangan di Pulau Raksasa”! 

C     PESAN/NASEHAT DALAM DONGENG
Dari dongeng “Petualangan di Pulau Raksasa” terdapat pesan/nasihat  yang terkandung di dalamnya. 
 Tugas :
Jelaskan pesan/nasehat dari dongeng “Petualangan di Pulau Raksasa”!

D. MENCERITAKAN KEMBALI ISI DONGENG
Dalam menceritakan kembali isi dongeng  kita menggunakan kata/kalimat sendiri. Dalam menulis kembali isi dongeng,  dibagi menjadi menjadi 3 bagian yaitu: 
1.  awal kejadian,
2.  inti dongeng,
3.  akhir dongeng.


Ketiga bagian itu merupakan satu bagian dari keseluruhan dongeng tersebut.